Cara Mengelola Anggaran Pokok untuk Mudik dari Kredit Tanpa Agunan

Salah satu masalah yang dihadapi pemudik saat kembali ke kota adalah kondisi finansial yang jauh dari kata sehat. Apalagi jika makin lama di tempat mudik, maka makin banyak anggaran yang dibutuhkan. Oleh karena itu, kredit tanpa agunan sering dijadikan solusi. Tapi, mengetahui cara mengelola anggaran pokok mudik juga penting, yaitu sebagai berikut.

1. Tentukan Pos-Pos Biaya Mudik

Cara mengelola anggaran mudik yang pertama yaitu dengan menentukan pos-pos biaya yang dibutuhkan. Biaya-biaya tersebut mencakup moda transportasi yang Anda gunakan, hadiah yang akan dibawa, dan berapa lama Anda akan tinggal di kampung halaman? Jika memilih transportasi umum, sebaiknya booking jauh sebelum hari H lebaran agar tidak kehabisan.
 
Kemungkinan terbesar jika sampai kehabisan tiket transportasi yang diinginkan adalah Anda harus mengubah moda transportasi lain. Misalnya dari kereta ke pesawat, tentu butuh biaya yang lebih besar.
 

2. Konsisten dengan Anggaran Awal

Kemudian, tentukan juga berapa anggaran untuk hadiah. Jika Anda sudah mengambil ancang-ancang hanya mengeluarkan bujet Rp2 juta untuk pos hadiah, sebaiknya konsisten dengan anggaran tersebut. Bagaimana jika setelah membuat list hadiah, ternyata butuh Rp2,5 juta. Sebaiknya Anda pangkas hadiah yang tidak terlalu penting.
 
Hal ini dikarenakan dispensasi beberapa ratus ribu di atas bujet membuat Anda ingin melakukan dispensasi juga pada anggaran lainnya. Jika demikian yang terjadi, sudah bisa dipastikan anggaran mudik Anda akan sangat membengkak dan berkali lipat dari anggaran yang sudah Anda rencanakan di awal.
 

3. Memastikan Orang yang Anda Ajak Mudik

Anggaran dari kredit tanpa agunan bisa dikelola dengan baik jika Anda sudah memastikan jumlah orang yang akan diajak mudik. Hal ini sangat berpengaruh untuk Anda yang sudah berkeluarga dan memilih moda transportasi umum untuk mudik. Karena biaya untuk ongkosnya akan dihitung per orang.
 
Beda halnya dengan kendaraan pribadi, jumlah orang yang Anda ajak tidak akan mempengaruhi bujet untuk beli bensin. Hal ini berlaku jika jumlah orangnya memang tidak melebihi daya tampung kendaraan pribadi yang digunakan.
 

4. Eliminasi Pengeluaran yang Tidak Perlu

Cara berikutnya yaitu mengeliminasi pengeluaran yang dianggap tidak terlalu penting. Beberapa pemudik sering merencanakan anggaran untuk makan-makan di luar dan rekreasi. Sebenarnya hal ini tidak terlalu penting jika tempat mudik Anda sudah menyuguhkannya secara gratis atau biaya yang murah.
 
Misal, kampung halaman Anda terletak di pegunungan, maka kegiatan memancing dan berenang di sungai atau lari pagi di perbukitan bisa menjadi rekreasi yang tidak terlupakan. Begitupula jika di sana sedang berlangsung pasar malam, bujet yang dibutuhkan tidak akan memberi pengaruh negatif pada kondisi keuangan atau finansial Anda.
 

5. Ajukan Kredit yang Aman

Cara berikutnya agar anggaran mudik bisa terpenuhi dengan baik yaitu dengan mengajukan kredit yang aman. Dengan cara ini, kesehatan finansial Anda tetap terjaga saat kembali ke kota dan cara pelunasannya pun tidak akan memberatkan Anda.
 
Nah, berbicara tentang kredit yang aman, Anda bisa mencoba kredit tanpa agunan. Kedit ini bisa diajukan ke Amar Bank via online di tunaiku.com. Kredit yang ditawarkan benar-benar praktis dan bisa diperoleh dengan cepat. Satu hal lagi yang tidak kalah penting yaitu Anda tidak perlu memberikan jaminan saat pengajukannya. Mudah bukan?

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.